Manfaat Buah Apel dan Berbagai Kandungan untuk Kesehatan

Apel atau nama ilmiahnya Malus domestica merupakan buah dengan spesies terbanyak tumbuh dalam genus Malus. Popularitas Apple juga menginspirasi orang-orang berpengaruh di dunia.




Anda mungkin memperhatikan bahwa apel nyari tidak mengandung lemak, sehingga merupakan buah yang bebas kolesterol. Selain itu, apel juga kaya akan antioksidan yang berasal dari senyawa tumbuhan seperti flavonoid, serat, air, vitamin, dan mineral.


Meski mengandung gula dan karbohidrat, jenis karbohidrat dalam apel adalah karbohidrat kompleks, sehingga tidak menyebabkan kadar gula darah anak naik drastis.


Apel juga mengandung protein, Vitamin A, Vitamin B1, B2, B3, B6, Vitamin E, D, K, seng, tembaga, besi, natrium, kolin, lutein, zeanxanthin, dan asam ursolat. Buah ini bisa dikonsumsi langsung, atau dibuat jus atau salad buah.


Setelah mengetahui berbagai kandungan dalam apel, berikut manfaat apel untuk kesehatan remaja:


1. Menjaga kesehatan jantung anak

Dengan mengonsumsi apel secara teratur, Anda dapat mengurangi risiko anak Anda terkena penyakit jantung di usia muda. Hal ini karena apel mengandung sejenis serat larut, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah.


Apel juga mengandung polifenol yang memiliki efek antioksidan, yang banyak terdapat pada kulit buahnya. Jadi, cara terbaik bagi anak untuk mendapatkan manfaat apel adalah dengan memakan semua bagiannya termasuk kulitnya, kecuali bijinya yang tidak dimakan.


Kandungan polifenol dalam apel adalah epikatekin flavonoid, yang telah terbukti menurunkan tekanan darah. Flavonoid juga dikenal untuk membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah.


Selain itu, kandungan flavonoid juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan berperan sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas.


2. Menjaga kesehatan otak 

Seperti yang Anda ketahui, fungsi kognitif sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada usia sekolah. Tingginya kadar antioksidan pada kulit apel dapat membantu fungsi memori dan menjaga kesehatan otak.


Dalam sebuah penelitian besar yang dipresentasikan pada konferensi Alzheimer, ada bukti bahwa konsumsi produk nabati seperti apel dapat membantu mencegah demensia.


Temuan lain menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayuran secara teratur dapat menurunkan risiko demensia hingga 30-35 persen. Namun, para ahli meyakini manfaat apel masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.


3. Mengurangi risiko diabetes pada anak

Tak bisa dipungkiri, diabetes tidak hanya menyerang orang dewasa. Gaya hidup dan masalah kesehatan lainnya dapat menyebabkan remaja terkena diabetes. Kandungan karbohidrat kompleks dalam apel tidak akan membuat gula darah remaja melonjak drastis.


Berbagai penelitian menyimpulkan, makan apel secara teratur membuat peluang 28 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 umumnya rentan terjadi pada anak usia > 10 tahun atau pada usia remaja.


Efek perlindungan yang hampir sama dapat diperoleh ketika anak-anak makan beberapa apel dalam seminggu. Polifenol dalam apel juga mencegah kerusakan sel beta, yang bertanggung jawab untuk memecah gula menjadi energi.


Lalu ada juga fitonutrien yang mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Dan kandungan antioksidan dalam apel juga mampu menjaga kesehatan pankreas.


4. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Penelitian dari American Society for Nutrition menunjukkan hubungan antara senyawa tanaman dalam apel dan risiko kanker yang lebih rendah.


Ada juga penelitian pada seorang wanita yang melaporkan bahwa makan apel secara teratur mengurangi tingkat kematian akibat kanker.


5. Membantu melawan radikal bebas

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, senyawa antioksidan berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama dalam menangkal efek buruk radikal bebas.


Nah, antioksidan akan menetralisir sifat reaktif radikal bebas yang pada akhirnya dapat mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

LihatTutupKomentar